Artikel Pustaka 

Pengkhianatan Kaum Cendekiawan

Oleh:
Rakhmad Zailani Kiki
Kepala Lembaga Peradaban Luhur (LPL)
Di diskusi buku Panduan Melawan Tirani karya Abdurrahman Al-Kawakibi pada 15 Agustus 2026 yang diselenggarakan oleh KOMPAK  (Komite Mahasiswa dan Pemuda Anti Kekerasan) dan LBH-HMI, sebagai narasumber bersama M. Isnur (Ketua YLBHI) dan Naila Grace (KOMPAK), saya menyampaikan tentang buku berjudul Pengkhianatan Kaum Cendikiawan (La Trahison des Clercs) karya Julien Benda, seorang pemikir Perancis, yang diterbitkan pada tahun 1927.  Buku ini sudah saya baca waktu masih jadi mahasiswa di Ciputat.
Saya menyampaikan pemikiran Julien Benda ini karena merespon fenomena  di Indonesia tentang banyaknya para intelektual, pemikir yang akhir-akhir ini berkhianat dengan pemikirannya sendiri.
Istilah La Trahison des Clercs  ini merujuk pada fenomena ketika para intelektual, ilmuwan, dan pemikir meninggalkan tugas moral mereka sebagai pencari kebenaran objektif demi mengejar kepentingan politik praktis, kekuasaan, materi, atau sentimen nasionalisme sempit.
Menurut Benda, seorang cendekiawan sejati (clerc) seharusnya bertindak sebagai penjaga nilai-nilai universal seperti keadilan, kebenaran, dan kemanusiaan yang bebas dari kepentingan duniawi. Pengkhianatan terjadi ketika mereka mulai memihak dan menggunakan kecerdasan mereka untuk melegitimasi propaganda politik, kebencian rasial, atau ideologi pragmatis demi kenyamanan pribadi atau status sosial.
Di era sekarang ini, istilah La Trahison des Clercs  sering digunakan untuk mengkritik para akademisi, pengamat, atau pakar yang menjadi “stempel” penguasa, membantu membenarkan kebijakan yang keliru demi mendapatkan jabatan atau proyek, memanipulasi data, mengorbankan objektivitas ilmiah demi memenangkan opini publik atau pesanan kelompok tertentu; dan akhirnya diam terhadap ketidakadilan, memilih tidak bersuara ketika melihat penyimpangan sosial karena takut kehilangan zona nyaman.
Di diskusi tersebut, saya merekom agar buku ini juga dibedah dan diskusikan karena siapapun bisa menjadi pengkhianat atas pemikirannya sendiri jika tidak diingatkan, salah satunya oleh pemikiran Julien Benda ini.*
Menampilkan IMG-20261004-WA0176.jpg.

Related posts