Artikel 

Literasi Membangun Karakter Generasi Muda

Oleh : Adinda Aini Syafifri Pelajar Kelas XII Pondok Pesantren/Madrasah Aliyah Nurul Jalal, Jakarta Utara   Sudah menjadi budaya bagi orang Indonesia untuk cepat meniru hal-hal yang viral di masayarakat, apalagi meniru hal-hal yang lucu meskipun penggunaan bahasanya salah. Pemuda pemudi Indonesia adalah harapan besar untuk mengubah pemakaian bahasa agar sesuai tempat dan fungsinya. Bahasa sebagai alat penyampai gagasan dan alat komunikasi secara efektif dapat kita temui dalam buku-buku, baik yang memuat karya sastra atau tidak. Buku-buku tersebut memuat berbagai gagasan yang dapat membuat orang berpikir dan bertambah pengetahuannya yang…

Read More
Artikel 

Sahkah Shalat Memakai Baju Batik Betawi Motif Ondel-Ondel?

Oleh: Rakhmad Zailani Kiki Pada tahun 2012, atas permintaan Mpok Erna (Ernawati), pimpinan Seraci Batik Betawi,  saya  menulis buku berjudul Koleksi Batik Betawi dari Seraci dengan editor Bang Yahya Andi Saputra . Buku yang sudah masuk dalam katalog Perpustakaan Nasional RI  ini berisi tentang profil Mpok Erna, sosok anak muda Betawi yang telah berhasil mengangkat kembali pamor batik Betawi dan penjelasan motif-motif batik Betawi  dari Seraci lengkap dengan ilustrasinya. Dalam tulisan ini, saya tidak mengulas keseluruhan isi buku tersebut.  Tapi sebagai orang yang pernah kuliah di fakultas Syariah, saya tertarik…

Read More
Artikel 

Apa Salah Hagia Sophia Jadi Masjid Lagi?

Oleh: Rakhmad Zailani Kiki Ketua Lembaga Peradaban Luhur (LPL)   Sultan Muhammad II (1444-1481M)  mengubah Gereja Hagia Sophia menjadi masjid sebagai syiar kemenangan umat Islam menaklukkan Konstantinopel dan simbol kejayaan peradaban Islam di masanya. Bukan hanya Gereja Hagia Sophia yang diubah jadi masjid, nama Kota Konstantinopel juga diubah jadi Istanbul. Tapi, di masa kepemimpinan Kamal Attaturk yang berambisi Turki menjadi negara sekuler, dia mengubah Masjid Haghia Sophia sebagai museum. Kini, Presiden Turki, Recep Tayyep Erdogan,  menjadikan Hagia Sophia masjid kembali. Untuk apa? Bukan untuk sebagai tempat shalat saja, tapi sebagai…

Read More
Artikel 

Perlukah MUI Membentuk Dewan Etik Da`i?

Oleh:  KH Jamaluddin  F. Hasyim Ketua KODI Provinsi DKI Jakarta Pengasuh Ma`had Aly Al-Aqidah Al-Hasyimiyyah Dalam Rakornas virtual Komisi Dakwah dan Pengabdian Masyarakat Majelis Ulama Pusat (MUI) Pusat beberapa hari lalu, berkembang usulan untuk membentuk dewan etik bagi kasus-kasus yang terjadi di dunia dakwah, khususnya yang berkaitan dengan mubaligh atau da’i. Alasannya sederhana, makin banyak muncul kegaduhan akibat perkataan atau tindakan seorang da’i publik figur yang dipandang keliru. Dewan Etik diharapkan dapat memberi teguran atau sanksi kepada sang da’i tersebut. Da’i adalah satu dari empat “rukun” dakwah; da’i , mad’u…

Read More
Artikel 

Seberapa Penting Anda Tahu tentang Orientasi Seksual Menyimpang dan Fetish?

Oleh: Rakhmad Zailani Kiki Penemu dan Trainer Kuantum Jodoh   Diklat Kuantum Jodoh Angkatan Ke-10 tahun 2020 tadi siang (Ahad, 14 Juni 2020) kembali diselenggarakan melalui kegiatan webinar Zoom Cloud Meetings bekerjasama dengan HATAM. Diklat Kuantum Jodoh sudah saya selenggarakan sejak tahun 2010, sudah sepuluh tahun, awalnya bernama Diklat Ta`aruf. Namun, seiring waktu dan ilmu serta pengalaman yang bertambah banyak, lahirlah sebuah konsep yang saya namakan Kuantum Jodoh. Salah satu materi yang saya sampaikan di Diklat Kuantum Jodoh Angkatan Ke-10 adalah tentang orientasi seksual menyimpang dan fetish. Mengapa materi ini…

Read More
Artikel Opiniku 

New Normal dengan Amalan Tasawuf

Oleh: Suhaena Lurah Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara   Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia, khususnya Jakarta, bukan saja menjadi bencana kesehatan, tetapi telah mejadi bencana  ekonomi dan sosial. Banyak perusahaan yang harus me-PHK karyawannya, perkantoran tutup, pengangguran bertambah, daya beli masyarakat pun mulai melemah. Selain ekonomi, kehidupan sosial juga berubah. Orang harus berada di rumahnya dalam waktu yang lama, silaturrahim, interaksi sosial yang biasanya berlangsung intens langsung terputus. Beruntung bagi yang masih bisa silaturrahim atau bersosialisasi lewat online karena memiliki fasiltiasnya, namun tidak sedikit yang tidak mampu karena harus…

Read More
Artikel 

Karena Kita Taat dan Disiplin, Alhamdulillaah, Kita Shalat Jumat Lagi!

Oleh: KH Jamaluddin F. Hasyim Ketua Koordnasi Dakwah Islam (KODI) Provinsi DKI Jakarta Alhamdulillah pelaksanaan shalat Jumat pertama kali sejak pandemi COVID-19, sekitar tiga bulan lalu, berlangsung lancar. Umat Islam berhasil menunjukkan ketaatan dan kedisiplinan mereka terhadap protokol kesehatan. Hal ini menjamin pelaksanaan ibadah berjamaah bukanlah momok penyebaran wabah seperti sering didengungkan. Ketika banyak protes atas beda perlakuan antara larangan berkerumun di rumah ibadah (bukan hanya masjid) dan fasilitas umum seperti pasar dan terminal, dimana fatwa seputar ibadah selama masa pandemi oleh MUI menjadi dasar pemerintah melakukan pelarangan. Umat Islam…

Read More
Artikel 

Bagaimana Ulama Bersikap Jika Ada Perbedaan Hisab dan Rukyat?

Oleh: KH Zulfa Mustofa MY Ketua Bidang Fatwa MUI Provinsi DKI Jakarta Dalam persoalan penetapan awal Ramadhan, awal Syawal, dan awal Dzulhijjah,kerap terjadi perbedaan pendapat antara ahli hisab dengan ahli hisab, ahli hisab dengan ahli rukyat, atau ahli rukyat dengan ahli rukyat. Bahkan perbedaan ini juga terjadi pada ulil amri yang menetapkannya dalam sidang itsbat dengan ahli hisab atau dengan ahli rukyat. Lalu, bagaimana seharusnya ulama bersikap? Saya merujuk kepada pendapat Imam Ibnu Hajar al-Haitami. Nama lengkapnya adalah Al-Imam al-Faqih al-Mujtahid Syihabuddin Ahmad bin Muhammad bin Muhammad bin Ali bin…

Read More
Artikel 

Hitungan Zakat Fitrah dengan Gandum, Kurma, Kismis, Beras atau Uang? (Studi Ushul Fiqih)

KH Zulfa Mustofa MY Ketua Bidang Fatwa MUI Provinsi DKI Jakarta Seiring tibanya waktu pembayaran Zakat fitrah , banyak pengumuman dari Baznas , lembaga zakat serta masjid dan mushalla terkait besaran zakat fitrah yang umumnya berbunyi ;” Panitia Zakat Fitrah menerima dan menyalurkan zakat fitrah dengan ketentuan sebagai berikut ;  Beras 3,5 liter atau uang 35 ribu rupiah ( ketetapan Baznas Bazis DKI Jakarta tahun 2020 ).” Masalah ini menjadi menarik karena di sisi lain Lembaga Bahtsul Masail  ( LBM ) PWNU Jawa Timur  pada tangga 13 Ramadhan 1440 H/…

Read More
Artikel 

TANDA-TANDA KIAMAT UNTUK SIAPA?

Oleh: Rakhmad Zailani Kiki Penulis buku dan artikel Islam, Kepala Divisi Pengkajian dan Pendidikan Jakarta Islamic Centre Lega rasanya suara keras sebagai bagian tanda-tanda kiamat yang digembar-gemborkan oleh segelintir orang saat hari Jumat, 15 Ramadhan 1441H-merujuk pada sebuah hadits yang keshahihannya dipersilihkan, bahkan Ibnu Jauzi menyatakan hadits ini palsu-tidak terjadi. Peristiwa alam yang terjadi sejak dulu sampai sekarang memang kerap dikaitkan oleh sebagian orang dengan tanda-tanda akan terjadinya kiamat. Tanda-tanda ini bukanlah kiamat itu sendiri. Mengenai kapan waktu terjadinya kiamat, nyaris semua ulama sepakat tidak ada makhluk baik di bumi…

Read More